Kulit sehat bebas jerawat

Salep untuk Menghilangkan Acne, Salep Jerawat Pilihan

Jerawat walaupun ukurannya kecil namun bisa merusak penampilan dan bahkan terasa perih. Belum lagi bekas jerawat yang menyusul, memang merupakan masalah yang menjengkelkan. Tetapi Anda bisa menghilangkannya menggunakan salep jerawat, sekarang salep acne sudah banyak dijual di pasaran. Artikel kesehatan kulit kali ini akan berfokus membahas tentang salep tersebut. Mari baca selengkapnya.


Masalah kulit


Rata-rata sebagian besar orang sudah pernah merasakan sendiri bagaimana rasanya saat jerawat muncul pada kulit, baik itu kulit punggung, dada, dan wajah. Tidak terbatas pada remaja atau anak baru gede saja yang mengalami jerawat, namun juga orang dewasa kerap berhadapan dengan gangguan berupa benjol kecil berwarna kemerahan ini. Bahkan terkadang ada jenis jerawat batu dengan ukuran yang cukup besar. Karena itu, banyak perusahaan farmasi yang membuat produk perawatan jerawat, mulai dari krim, gel hingga salep acne.

Berbagai pilihan salep acne atau salep jerawat


Antibiotik. Anda juga dapat menggunakan salep jerawat antibiotik. Tetapi penggunaannya harus mengikuti dosis yang tepat, sebab termasuk antibiotik, sudah bukan rahasia umum lagi mengenai itu. Salep acne antibiotik dapat mengurangi jumlah bakteri beserta mengurangi peradangan yang terjadi di kulit, tetapi tak cukup efektif dalam mencabut sumbatan yang terjadi di pori-pori kulit. Dalam usaha menyembuhkan atau menghilangkan jerawat, umumnya antibiotik ini akan digunakan bersama bahan yang lain, contohnya yakni retinoid ataupun benzoyl peroxide. Ada dampak yang akan dihasilkan jika menggunakan salep antibiotik ini, disarankan bagi Anda untuk tak memakai produk obat ini untuk jangka waktu terlalu lama, misalkan melebihi 6 ataupun 8 minggu, tak dianjurkan.

Retinoid. Yang kedua adalah salep jerawat retinoid. Salep ini bisa menghapus sel kulit mati yang ada di permukaan kulit. Fungsi keduanya adalah untuk mencegah sel kulit mati itu tersimpan di folikel rambut. Untuk efek samping yang biasa terjadi antara lain kulit terasa perih dan iritasi ringan. Umumnya salep retinoid ini dioleskan sebanyak 10 sampai dengan 20 menit sesudah Anda mencuci wajah sampai bersih. Untuk penggunaannya sebanyak 1x per hari, dan dilakukan sebelum penderita jerawat tidur. Saat masa pengobatan menggunakan salep acne retinoid, direkomendasikan hindari paparan ultraviolet dan sinar matahari berlebihan.

Benzoyl peroxide. Yang ketiga adalah benzoyl peroxide, yang bekerja dengan cara membuang sumbatan pada pori-pori kulit seseorang dan membantu menghentikan proses pertumbuhan bakteri yang menyebabkan jerawat. Juga benzoyl peroxide akan mengurangi terjadinya peradangan. Waktu-waktu awal dari menggunakan salep acne dengan kandungan benzoyl peroxide memungkinkan kondisi jerawat bertambah parah, kulit wajah mengelupas, kemerahan. Tetapi Anda tak perlu khawatir, sebab gejala itu akan membaik sesudah 4 hingga 6 minggu meneruskan menggunakan salep acne dengan kandungan benzoyl peroxide tersebut. Anda perlu mengetahui apabila zat yang satu ini bisa menyebabkan efek samping negatif tertentu, contohnya kulit terasa panas, kulit kering, kulit sedikit perih, dan kesemutan.

Salicylic acid, atau biasa disebut juga dengan asam salisilat. Salep dengan kandungan ini akan membersihkan pori-pori kulit, membersihkannya dari berbagai benda asing yang menyumbat. Salep ini dapat menjadikan bagian atas dari kulit terkelupas, kering, kemerahan, lebih sensitif pada paparan sinar matahari. Jadi memang itu efek samping yang akan dirasakan dari salep berbahan asam salisilat. Sekian artikel tentang salep untuk menghilangkan acne, salep jerawat pilihan. Semoga bermanfaat.

Salep untuk Menghilangkan Acne, Salep Jerawat Pilihan Rating: 4.5 Diposkan Oleh: risna novita